Departemen Pendidikan Matematika FKIP USK Gandeng Disdik Banda Aceh dalam Pelatihan Pendidikan Matematika Realistik untuk Guru SMP

Banda Aceh, 10 November 2022 — Dalam upaya memperkuat transformasi pembelajaran matematika yang kontekstual dan bermakna, Departemen Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Syiah Kuala (USK) bersama Pusat Riset Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PRP PMRI) USK, dengan dukungan Dinas Pendidikan Kota Banda Aceh, menyelenggarakan kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Pembelajaran Matematika dengan Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik dan Inovatif (PMRI) bagi guru SMP se-Kota Banda Aceh.

Kegiatan pelatihan ini berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 8 hingga 10 November 2022, bertempat di Grand Aceh Hotel, Banda Aceh, dan diikuti oleh puluhan guru matematika dari berbagai SMP di bawah naungan Dinas Pendidikan Kota Banda Aceh.

Ketua pelaksana kegiatan sekaligus Ketua Pusat Riset PRP PMRI USK, Prof. Dr. Rahmah Johar, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang USK dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan matematika melalui pendekatan yang inovatif dan sesuai dengan konteks lokal siswa.

“Tujuan utama pelatihan ini adalah untuk membekali para guru dengan keterampilan dalam menerapkan pendekatan PMRI yang menghubungkan pembelajaran matematika dengan dunia nyata siswa, sekaligus memperkenalkan strategi-strategi inovatif dalam proses belajar mengajar,” ujar Prof. Rahmah.

Pelatihan ini juga bertujuan membantu guru menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang mengintegrasikan pendekatan PMR dengan strategi pembelajaran inovatif. Kegiatan ini dipandu oleh beberapa dosen Departemen Pendidikan Matematika FKIP USK.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Banda Aceh, dalam sambutan pembukaan kegiatan, mengapresiasi kolaborasi ini sebagai bentuk nyata dari sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kapasitas profesional guru.

“Kami menyambut baik pelatihan ini karena sejalan dengan misi Dinas Pendidikan untuk mendorong inovasi dan peningkatan kualitas guru di Banda Aceh,” ungkapnya.

Para peserta mengikuti rangkaian sesi pelatihan yang terdiri dari paparan konsep PMRI, praktik penyusunan perangkat pembelajaran, serta diskusi kelompok untuk membahas penerapan PMRI dalam konteks pembelajaran sehari-hari. Selain materi dari para akademisi USK, kegiatan ini juga membuka ruang refleksi dan pertukaran pengalaman antar guru.

Peserta pelatihan menyambut kegiatan ini dengan sangat antusias. Banyak dari mereka menyatakan bahwa pendekatan PMRI membuka cara pandang baru dalam mengajarkan matematika secara lebih kontekstual, bermakna, dan menarik bagi siswa.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata kontribusi FKIP USK dan Pusat Riset PRP PMRI dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan dasar dan menengah di Aceh, sekaligus memperkuat kemitraan antara universitas, pemerintah daerah, dan sekolah-sekolah dalam menciptakan pembelajaran yang transformatif dan berkelanjutan.