Lhokseumawe, 29 Juni 2022 — Dalam rangka mempererat kerja sama antarperguruan tinggi dan meningkatkan kualitas penulisan ilmiah, Program Studi Magister Pendidikan Matematika FKIP Universitas Syiah Kuala (USK) menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Pelatihan Teknik Paraphrase dalam Menulis Karya Ilmiah untuk Menghindari Plagiarism” di Universitas Malikussaleh (Unimal).
Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 29 Juni 2022, pukul 12.00 hingga 17.00 WIB, bertempat di Lantai 2 Laboratorium Mikro Teaching Gedung FKIP Unimal. Sebagai bagian dari program kolaboratif antara dua institusi, pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman praktis mengenai teknik menulis ulang (paraphrase) secara akademik, sekaligus sebagai upaya promosi program studi Pendidikan Matematika FKIP USK kepada calon mahasiswa dan mitra akademik di wilayah Aceh Utara dan sekitarnya.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari Ketua Prodi Pendidikan Matematika Unimal, Herizal, M.Pd., yang menyambut baik kolaborasi ini.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran tim dari USK. Ini adalah kesempatan baik untuk memperkaya wawasan akademik, khususnya bagi mahasiswa kami yang sedang menyelesaikan tugas akhir,” ujarnya.
Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Ketua Jurusan Pendidikan Matematika FKIP USK, Dr. M. Ikhsan, M.Pd. Dalam sambutannya, Dr. Ikhsan menekankan pentingnya keterampilan akademik seperti parafrase yang tidak hanya berguna untuk tugas akhir, tetapi juga untuk publikasi ilmiah dan integritas akademik secara umum.
Materi utama pelatihan disampaikan oleh dosen Pendidikan Matematika FKIP USK, Elizar, Ph.D., yang mengulas secara komprehensif tentang teknik parafrase, pentingnya menghindari plagiarisme, serta bagaimana mengembangkan gaya penulisan akademik yang orisinal dan etis.
“Paraphrase bukan sekadar mengganti kata, tetapi memahami makna dan menyampaikan kembali dengan gaya sendiri. Ini adalah keterampilan yang harus dimiliki setiap penulis akademik,” ungkap Elizar dalam pemaparannya.
Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 50 peserta, terdiri dari mahasiswa tingkat akhir, alumni Pendidikan Matematika Unimal, dosen, serta guru-guru matematika dari wilayah Lhokseumawe dan Aceh Utara. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan selama sesi diskusi, khususnya terkait praktik menghindari plagiarisme dalam penulisan skripsi dan publikasi ilmiah.
Selain sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Prodi Magister Pendidikan Matematika FKIP USK untuk memperluas jejaring akademik dan memperkenalkan program studi kepada khalayak yang lebih luas. Diharapkan, kerja sama ini dapat terus berlanjut dan memberi kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan tinggi di Aceh.
